List of feeds URL

Wajah Baru Lini Tengah Berlian Allegri

Author: Rochmat Setiawan (twitter: @dribble9)

Setelah beberapa kali melakoni pertandingan ujicoba pra musim, baru lawan Chelsea inilah bisa dikatakan Milan main dengan lini tengah lengkap. Walaupun Robinho masih cedera, namun inilah stok pemain tengah terbaik yang dimiliki Milan. 

Di beberapa pertandingan sebelumnya, Allegri sempat mencoba formasi 4-3-1-2 dan 4-3-3. Aktifitas bursa transfer AC Milan sangat jelas sebenarnya Allegri menyiapkan formasi Berlian 4-3-1-2 sebagai yang utama musim ini. Walaupun proses transfer Ljajic dan Honda belum juga selesai, setidaknya Milan sudah mendapatkan Saponara sebagai trequartista, peran yang musim lalu menghilang bersama Robinho yang kehilangan motivasi bermain. Robinho sendiri di match sebelumnya lebih sering jadi striker daripada di belakang striker.

Karena susunan pemain ini hanya main satu babak, maka artikel ini hanya tentang babak pertama saja.

Formasi

image

Kembali bisa bermainnya Nigel De Jong merupakan sesuatu yang bagus buat Allegri karena dia bisa kembali mendorong Montolivo ke kanan. Muntari di kiri sebagai box to box midfielder dan Boateng di puncak berlian sebagai trequartista.

Diantara empat pemain ini, mungkin Boateng lah yang terlalu dipaksakan diposisinya. Allegri harus melakukannya karena Saponara masih cedera dan ini pertama kali El Shaarawy dan Balotelli bisa tampil bersama. Musim reguler tak lama lagi, tentu Allegri ingin tahu apa El Shaarawy dan Balotelli bisa bermain dengan skema ini daripada dengan 4-3-3 seperti musim lalu.

Membangun Serangan

image

Chelsea yang memakai pola 4-2-3-1 langsung menekan sejak bola dikuasai defender Milan. Hal ini membuat Milan kesulitan membangun serangan dari bawah dan terpaksa membuat passing angle baru di belakang. Zapata dan Silvestre membuat gap yang jauh, lalu De Jong turun diantara mereka. Montolivo dan Muntari juga turun menjemput bola. Sedangkan Boateng agak ke depan dicover oleh Essien dan Van Ginkel.

Terkait:  Video Series: Instruksi Untuk Menembus Tembok

Dengan cara ini Milan bisa mendorong dua fullbacknya naik ke tengah dan membuat kondisi 5 vs 4 pemain terdepan Chelsea. Naiknya Emanuelson dan Antonini yang memberi passing angle baru karena mereka tidak tercover oleh pemain Chelsea, terlalu kesamping oleh Van Ginkel atau Essien, juga terlalu jauh dari Bertrand dan Azpilicueta. Tidak ada solusi dari Mourinho tentang kondisi ini dan Milan bisa menikmati ball possession lebih daripada Chelsea.

Setelah unggul Chelsea menurunkan intensitas pressingnya dan Boateng terisolasi di antara lima pemain tengah Chelsea. Beberapa kali dia coba meloloskan diri dengan ambil bola dari bawah dan Muntari yang lebih naik.

 

Posisi Menyerang

image

De Jong tidak terlalu aktif naik. Sedangkan Montolivo memposisikan diri di depan kotak penalti dan beberapa kali melakukan long-range shoot. Boateng memulai dari flank kanan dan ketika dua fullback Milan menguasai bola dia akan segera masuk kotak pinalti.

Dari ke empat pemain tengah ini, Muntari lah yang memiliki area paling luas. Ketika menyerang dia bisa tiba-tiba ada di paling depan untuk menyambut crossing. Peran Muntari ini sangat dibutuhkan Allegri karena seringkali El Shaarawy terlambat datang ke kotak pinalti karena harus menarik defender Chelsea keluar untuk membuka ruang dulu. Disaat Allegri mendapatkan Scudetto, Boateng yang memerankan posisi Muntari sekarang.

Chelsea punya defence yang lumayan rapat dan juga tim yang terkenal bagus jika harus bertahan dengan posisi yang cukup dalam. Menghadapi model pertahanan seperti milik Chelsea ini, skema serangan Milan terlihat cukup monoton.

Bertahan

image

Kalau Chelsea membangun serangan dari bawah, hanya De Jong yang melindungi empat bek. Montolivo akan jaga Van Ginkel dan Muntari jaga Essien. Allegri membiarkan situasi 5 vs 4 di belakang. Boateng tidak turun ketika serangan Chelsea bisa sampai di kotak pinalti, jadi Milan hanya bertahan dengan tujuh pemain.

Melawan Chelsea dengan tiga AM yang sangat cair, defence Milan bisa dikatakan tidak terlalu solid. Ketiga midfielder Milan cukup rapat dengan defender dan bisa memaksa Chelsea untuk pindah ke flank. Tapi jika Chelsea mengoverload flank itu dan satu bek tengah harus ikut bantu, pertahanan milan langsung terekspos.

Terkait:  Barcelona 2 -1 Manchester City: Beberapa Kesalahan Halangi The Citizen Balas Dendam

Kesimpulan

Walaupun akhirnya kalah, kinerja awal lini tengah Milan cukup bagus. Bisa mendominasi tim yang di atas kertas lebih baik merupakan hasil yang positif.

Titik lemah dari skema ini tetap ada di posisi Boateng. Selain terlihat kurang ide, dia juga sering kehilangan bola, lebih sering daripada El Shaarawy atau Balotelli. Jika Allegri bisa menemukan pemain yang pas dan bisa membagi bola di tengah, serangan Milan bisa lebih bervariasi dan tidak hanya mengandalkan crossing.

One Response to Wajah Baru Lini Tengah Berlian Allegri

  1. I really don’t actually know how I ended way up the following, even so considered the following publish once was beneficial. I do not acknowledge who that you are on the other hand unquestionably you are going to your well-known blog writer should you are not already. Many thanks!

Apa Pendapatmu?