List of feeds URL

Preview Quarter Final: Argentina Vs Belgia Dan Belanda Vs Kostarika

Author: Rochmat Setiawan (twitter: @dribble9)

Setelah Jerman dan tuan rumah Brazil memastikan diri melaju ke semifinal World Cup 2014, kini tinggal empat negara yang berebut dua slot semifinal tersisa. Berikut preview dari dua duel terakhir di fase quarter final.

 

Argentina vs Belgia

Pertarungan dua tim beda benua ini menjadi duel kali kedua di fase quarter final, antara tim yang paling dijagokan menjadi juara, melawan tim yang sedang mengusung generasi emas negaranya. Meski kedua negara menyandang status mentereng, namun perjalanan mereka dari fase grup dan fase 16 besar tidaklah mulus, walaupun sebenarnya mereka tergabung di grup mudah.

Kedua tim sukses mengemas kemenangan di empat pertandingan yang sudah dilakoni. Namun semua laga berlangsung sulit dan tidak ada kemenangan dengan selisih lebih dari satu gol. Bahkan di fase 16 besar, masing-masing lawan mereka berhasil memaksa untuk melanjutkan laga sampai babak ekstra time, yang sekali lagi juga selesai dengan kemenangan hanya satu gol.

Problem yang ada di Albiceleste serupa dengan yang terjadi di Barcelona, dimana ketergantungan atas peran Lionel Messi terlalu berlebihan. Dari tujuh gol yang sudah dibukukan Argentina, empat diantaranya diciptakan oleh Messi. Selain Messi, hanya Angel Di Maria yang menyumbang gol di antara pemain di barisan depan, dan itupun juga hasil dari assist Messi ketika mereka bertemu Swiss di laga sebelumnya.

Ketergantungan atas pemain berjuluk La Pulga ini menjadi sedikit rumit untuk dicarikan solusi oleh Alejandro Sabella. Mantan pelatih Estudiantes tersebut terlanjur mengamini usul Messi tentang bagaimana sebaiknya tim akan bermain, daripada memakai cara Sabella sendiri yang cenderung pragmatis.

Argentina masih sedikit lebih baik ketika masih di fase grup, dengan memainkan Messi di belakang duet Gonzalo Higuain dan Sergio Aguero yang sedikit melebar. Namun setelah Aguero cedera, Sabella tidak memiliki lagi stok penyerang tengah yang bisa untuk memainkan skema 4-3-3 yang mirip 4-3-1-2 tersebut.

Terkait:  Perjudian Brilian Van Gaal Untuk Belanda Dengan Skema Tiga Bek

Akhirnya di laga melawan Swiss, Sabella terpaksa memainkan 4-2-3-1 dengan Messi di belakang Higuain, serta diapit Di Maria dan Ezequiel Lavezzi. Perpindahan posisi Di Maria ke flank ini yang justru menambah level ketergantungan terhadap kreatifitas Messi di tengah semakin menjadi-jadi.

Masih ada Rodrigo Palacio di bench apabila Sabella ingin melakukan modifikasi. Jika Palacio menggantikan posisi Higuain, maka Messi akan menjadi false 9. Jika yang digantikan adalah Lavezzi, maka Argentina bisa memakai 4-3-2-1. Kedua variasi ini bisa mengembalikan Di Maria ke tengah, tapi sepertinya agak kecil kemungkinan Sabella akan memakai cara ini.

Selain Aguero, tidak ada pemain Argentina lain yang cedera. Tapi Albieleste harus kehilangan bek kiri, Marcus Rojo, yang terkena akumulasi kartu. Jose Basanta yang mungkin akan menggantikan Rojo. Sedikit sial untuk Sabella karena Rojo adalah satu-satunya pemain selain Messi dan Di Maria yang sudah menyumbangkan gol.

Di sisi seberang, Belgia tidak memiliki ketergantungan terhadap satu pemain seperti yang dialami Argentina. Enam gol yang dipetik Belgia semuanya dicetak oleh enam pemain berbeda. Marc Wilmots memiliki Eden Hazard di dalam timnya, namun pemain Chelsea tersebut tidak terlalu sentral karena lebih sering di flank.

Masalah yang menghantui Wilmots lebih ke para starter yang dipakainya selalu kesulitan mencetak gol, yang akhirnya membuat setiap laga Belgia terlihat sulit. Dari tiga laga kompetitif, Wilmots selalu berhasil menyelamatkan Belgia dengan kecermatannya melakukan pergantian pemain. Tapi pertanyaannya, sampai kapan pergantian pemain olehnya akan selalu jitu.

Satu usaha yang tampak terus dilakukan Wilmots adalah terus berusaha memaksimalkan Kevin De Bruyne. Wilmots terus mencarikannya peran yang pas untuk pemain Wolfsburg tersebut, dan di laga terakhir melawan Amerika Serikat tampak sangat efektif untuk melakukan flank overload, yang akhirnya sukses melakukan 10 keypass dan mendulang satu gol.

Terkait:  Preview Brazil vs Meksiko: Backthree Akan Memberi Meksiko Kesempatan Melawan

Tidak ada pemain Belgia yang terkena akumulasi kartu kuning dan hanya Anthony Vanden Borre yang cedera. Sepertinya Romelu Lukaku akan menjadi starter karena sebelumnya bermain cemerlang ketika menggantikan Divock Origi. Kevin Mirallas juga bisa menggantikan Dries Martens yang kelihatan mulai tidak efektif.

Lanjut halaman: 1 2 3

Apa Pendapatmu?