List of feeds URL

Preview Italia vs Inggris: Semua Tergantung Roy Hodgson

Author: Rochmat Setiawan (twitter: @dribble9)

Pertarungan klasik hadir di pertandingan pembuka grup D World Cup 2014. Italia akan berjumpa Inggris, yang sekaligus ulangan fase quarter final Euro 2012. Skor ketat terjadi di pertemuan sebelumnya, mungkin begitu juga pertemuan kali ini.

Laga dua tim yang sama memiliki liga glamor di Eropa ini agak berbeda dari laga di tempat lain. Faktor eksternal, terutama dari segi iklim dan lapangan, termasuk sangat menentukan. Suhu di kota Manaus, tempat stadion Arena da Amazônia berada, bisa mencapai 35° Celcius di siang hari dan kelembaban menyentuh 70%, akan sangat menguras stamina pemain.

Selain itu, banyak kabar tentang buruknya kondisi lapangan di tiga hari sebelum pertandingan yang juga bisa menjadi faktor penentu hasil akhir. Namun beruntung pelatih Italia, Cesare Prandelli, sudah mengkonfirmasi jika kondisi lapangan cukup baik ketika mereka terakhir berlatih di sana.

Mendapat venue yang berat bukan satu-satunya kesialan dua negara ini. Mereka tergabung di grup D yang jika diukur dari ranking terakhir FIFA, merupakan grup terberat dengan rata-rata di ranking 13.5. Uruguay dan Costa Rica sebagai negara kompetitor, relatif lebih beruntung karena terhindar dari berlaga di Manaus.

Italia dan Inggris tetap bermain di kondisi dan tempat yang sama, walaupun tidak ideal. Kualitas masing-masing yang tetap akan menjadi faktor pembeda terbesar. Selain ketika melawan Uruguay, laga ini juga haram untuk kalah dan memberi rival poin. Terpeleset sedikit maka akan mengirim mereka pulang lebih dini.

Duel Taktik

Cukup mudah menebak Roy Hodgson akan memakai formasi apa, namun menerka siapa saja yang menjadi starter yang agak sulit. Inggris akan tetap memakai 4-2-3-1, karena hanya skema itu yang dipakai ketika ujicoba pra-turnamen.

Terkait:  Preview Brazil vs Meksiko: Backthree Akan Memberi Meksiko Kesempatan Melawan

Empat posisi pemain paling belakang akan tetap menjadi milik Glen Johnson, Gary Cahill, Phil Jagielka dan Leighton Baines. Phil Jones sepertinya tidak akan menjadi opsi fullback kanan yang ditempati Johnson, karena dia diperuntukkan sebagai backup bek tengah. Lagi pula dia belum pernah dipasang di posisi itu selama ujicoba.

Sang kapten, Steven Gerrard tetap akan ditemani Jordan Henderson sebagai opsi paling aman di pos double pivot. Daniel Sturridge sudah pasti menyegel posisi terdepan, begitu juga Wayne Rooney di belakangnya. Banyak yang berpendapat Ross Barkley lebih pantas mengisi posisi Rooney. Namun pemain Everton tersebut bukanlah favorit Hodgson, setidaknya dari beberapa komentar yang diungkap ke media.

Lanjut halaman: 1 2 3

Apa Pendapatmu?