List of feeds URL

Perancis 0 – 1 Jerman: Duel Pragmatisme Low Dan Kepanikan Deschamps

Author: Rochmat Setiawan (twitter: @dribble9)

Jerman akhirnya melaju ke fase semifinal World Cup Brazil 2014, setelah menyudahi perlawanan Perancis 1-0 hanya dalam tempo 90 menit. Bentrok dua tim ini tidak berlangsung cantik, namun efektif buat Jerman dan cukup buruk untuk Perancis.

Hasil pertandingan ditentukan oleh tandukan jarak dekat Mats Hummels, setelah menang duel melawan Raphael Varane menyambut freekick Toni Kroos di awal babak pertama. Selain momen ini, bisa dihitung dengan jari peluang lain yang merepotkan dua kiper, Manuel Neuer dan Hugo Lloris.

Jerman mempunyai masalah dengan lini depan yang tidak efisien ketika mendapatkan momentum menjanjikan. Sedangkan Perancis bermasalah dengan lini belakang dan lini tengah untuk membantu lini depan mendapatkan peluang yang cukup guna mengukir gol.

Joachim Low memilih bermain aman di separuh akhir laga dan hasilnya cukup efektif untuk mengunci kemenangan. Di lain pihak, Didier Deschamps justru melakukan beberapa kesalahan ketika berniat memperbaiki permainan buruk timnya di babak pertama, yang berujung terhentinya perjalanan Perancis di Piala Dunia edisi kali ini.

france-germany

Pendekatan Kedua Tim

Deschamps memilih pendekatan sederhana untuk laga ini. Pelatih 45 tahun tersebut memilih komposisi yang membawa kemenangan di babak kedua ketika bertemu Nigeria di fase 16 besar. Antoine Griezmann mengambil alih spot Oliver Giroud, yang berarti Karim Benzema kembali ke pos naturalnya sebagai penyerang tengah.

Sedikit perubahan di lini belakang, kali ini Deschamps memilih duet Varane dan Mamadou Sakho, daripada Varane dan Laurent Koscielny seperti di laga sebelumnya. Koscielny akhirnya masuk menggantikan Sakho di babak kedua yang mengalami kram, tapi pergantian ini bisa dikatakan membuang jatah penting pergantian untuk memperkuat lini depan ketika mereka butuh gol.

Terkait:  Sensasi Roller Coaster Bersama Timnas U23

Di kubu Jerman, Low mengubah banyak posisi untuk starter dari komposisi yang biasa dia pakai. Mantan asisten Jurgen Klinsmann ini memilih duet Jerome Boateng dan Hummels di jantung pertahanan daripada memakai Per Mertesacker. Tidak terlalu jelas maksud mencadangkan Mertesacker yang selama ini menjadi bek reguler. Namun perubahan ini membuat Boateng kembali bermain di bek tengah kanan, daripada penampilan meragukan sebelumnya di kiri ketika bertemu Aljazair.

Low juga membuat kejutan dengan mengembalikan Philipp Lahm sebagai fullback kanan, padahal sehari sebelumnya dia berusaha menegaskan jika sang kapten akan terus bermain di tengah. Kembalinya Lahm ke posisi aslinya ini tentu saja untuk mengurangi pengaruh Griezmann, yang sebelumnya menginspirasi kemenangan Perancis atas Nigeria. Efek perubahan ini merambat ke tengah, dimana Sami Khedira kembali menjadi starter, mendampingi Bastian Schweinsteiger dan Kroos.

Miroslav Klose yang turun sebagai starter menjadi kejutan terakhir dari Low. Ini adalah kali pertama Klose menjadi starter dari empat laga yang telah dilalui tim Panser. Hadirnya Klose membuat Thomas Muller harus bergeser ke flank dan memiliki banyak tugas lain yang lebih penting daripada hanya menambah pundi-pundi golnya.

Pressing Ceroboh Perancis

Jerman lebih menguasai laga di awal, walaupun tanpa Lahm di tengah dan juga memakai striker murni. Hal ini terbantu oleh pendekatan Perancis yang mencoba mengawali pertahanan dengan solid defensive block di area sendiri. Hanya Benzema sendirian yang coba mengganggu triangle Kroos, Hummels dan Boateng.

Lanjut halaman: 1 2 3 4

Apa Pendapatmu?