List of feeds URL

Melihat Pola Serangan Brazil Dari Laga Kontra Panama

Author: Rochmat Setiawan (twitter: @dribble9)

Pekerjaan luar biasa telah dilakukan Luiz Felipe Scolari dalam satu tahun terakhir untuk membawa Brazil ditakuti lagi. Sejak dia membawa Brazil juara dunia 2002, tim Samba seperti tenggelam oleh seteru Eropa mereka, terutama oleh kejayaan Spanyol yang mengusung tiki-taka. Kali ini, bertepatan dengan Piala Dunia di rumah sendiri, Brazil tampak lebih dari siap untuk menjadi kembali jadi juara dunia yang baru.

 

Tim yang berjuluk Selecao Brasileira ini berhasil kembali menancapkan kukunya ketika menjuarai Confederations Cup 2013, yang juga diselenggarakan di Brazil. Mereka sukses mengungguli Italia di grup yang sama, mengalahkan Uruguay di semifinal dan mempermalukan juara dunia Spanyol 3-0 di final. Sebagai catatan, Italia dan Spanyol adalah juara dunia di dua edisi World Cup terakhir, sedangkan Uruguay adalah juara bertahan Copa America.

Di ujicoba terakhir, Brazil sukses membenamkan Panama dengan skor 4-0, sekaligus menjadi kemenangan ke delapan berturut-turut dengan catatan mentereng, 29 memasukkan dan hanya kemasukan dua. Laga melawan tim asal zona CONCACAF ini digunakan oleh Scolari untuk persiapan melawan Meksiko di Grup A. Laga ini juga merupakan kesempatan pertama bagi Felipao, sapaan Scolari, untuk mencoba 23 pemain yang sudah dipilihnya untuk Piala Dunia nanti.

Karena skuad ini adalah komposisi kompetitif pertama Brazil sejak terakhir ditemui di Piala Konfederasi, kita bisa membedah perubahan apa yang sudah terjadi sejak saat itu. Kita akan coba melihat lebih detail pola penyerangan yang disiapkan Felipao untuk Brazil dari laga melawan Panama ini.

Duet Pivot Ramires Dan Luiz Gustavo

Scolari menyempatkan diri mencoba beberapa pemain lapis kedua untuk mengawali laga ini, diantaranya Dante yang mengisi posisi Thiago Silva dan Ramires yang menggantikan tempat yang dulu dihuni Paulinho. Selebihnya masih memakai pemain yang sama seperti starting line-up di Piala Konfederasi.

Terkait:  Inggris 1 - 2 Italia: Prandelli Tahu Semua Rencana Hodgson

Pondasi dari skema yang dipakai Brazil masih sama dengan 4-2-3-1. Tapi dengan adanya Ramires, bentuk cara mereka menyerang jadi berubah total. Luiz Gustavo masih tetap turun diantara David Luiz dan Dante, membentuk backthree untuk bisa membuat Marcelo dan Dani Alves sebagai fullback bisa leluasa naik. Tapi tidak seperti Paulinho yang statis di tengah, Ramires lebih cepat naik sampai defensive line Panama ketika timnya mulai menyerang.

Lanjut halaman: 1 2 3

Apa Pendapatmu?