List of feeds URL

Kedalaman Menyerang (Depth Attacking) Trio Gelandang Timnas PSSI U19

Author: Khusnul Yaqien (twitter: @tik_pro)

Kita telah melihat masa depan sepakbola indonesia melalui penampilan timnas u19. Tim besutan Indra Sjafri ini begitu fasih memainkan umpan pendek dari kaki ke kaki, kemudian secara tiba-tiba mengejutkan lawan dengan umpan terobosan ke jantung pertahanan lawan.

Salah satu kekuatan tim ini adalah mobilitas dan ketenangan dari trio gelandang. Hargianto, Zulfadhli, dan Evan dimas begitu lincah bergerak di area tengah lapangan untuk mengatur ritme permainan, seperti diperlihatkan pada pertandingan ujicoba melawan Persiba Bantul.

Trio gelandang ini akan semakin berbahaya  jika di antara ketiga gelandang ini berada pada posisi kedalaman menyerang di setengah daerah permainan lawan (Opponent half). Tetapi acapkali, mereka justru berada di setengah daerah permainan sendiri (Own half), sehingga kesulitan untuk memasuki daerah pertahanan lawan.

Gambar di atas menunjukkan posisi tiga gelandang dalam transisi menyerang. Mereka masih berdekatan, tidak adanya kedalaman menyerang  di antara mereka. Setelah menerima umpan dari Hansamu (Bek tengah), Hargianto justru meneruskan umpan kepada Zulfiandi. Sebenarnya, amatlah ideal jika Zulfandi dan Evan Dimas segera bergerak ketika bola dilepaskan oleh Hansamu menuju Hargianto (Reading the game).

Situasi di atas  (tanpa kedalaman menyerang), membuat Zulfiandi lebih memilih untuk melakukan Longpass yang dapat dengan mudah dipatahkan oleh pemain bertahan Persiba. Pemain bertahan persiba telah menutup jalur umpan dari Zulfiandi menuju para penyerang Timnas U19, memaksa Zulfiandi bergerak dengan bola ke sisi kanan (lingkaran merah), sebelum melepas umpan panjang seperti terlihat pada gambar di bawah ini:

Situasi yang lain terjadi ketika tiga pemain gelandang ini mempunyai posisi dengan kedalaman menyerang yang lebih baik. Perhatikan gamar di bawah ini:

Terkait:  Seedorf Dan Masalah Yang Akan Dihadapinya Di Milan

Di sini terlihat posisi dari tiga gelandang Timnas U19 yang sangat ideal dalam mendukung serangan. Evan Dimas dan Zulfiandi memiliki posisi kedalaman menyerang yang cukup baik, dimana Hargianto sebagai penyeimbang. Evan mengirim umpan untuk Zulfiandi yang dengan mudah melakukan umpan terobosan yang sangat baik untuk kemudian diselesaikan oleh muchlis menjadi gol. 1-0 untuk Timnas U19.

Hal yang sama juga terjadi pada pertandingan Timnas U19 melawan Tim Pra Pon Jateng.

Pada pertandingan kali ini terlihat para pemain Timnas U19 mengalami kesulitan untuk menembus pertahanan lawan ketika  membangun serangan, trio gelandang masih berada di setengah lapangan permainan sendiri. Terbukti dari 50 umpan ke sepertiga daerah penyerangan, Timnas U19 hanya membukukan 8 tembakan ke arah gawang.

Berikut grafis dari Panditfootball.com, aksi-aksi yang terjadi pada  pertandingan antara Timnas U19 vs Tim Pra Pon Jateng:

Grafik Umpan Timnas U19 ke sepertiga daerah penyerangan (Passing Final Third)

 

Tembakan ke arah gawang Timnas U19 (Shoot On Goal)

Dari 8 kali percobaan ke arah gawang, 1 tembakan tepat sasaran (On target), dan 1 tembakan berbuah goal, yang diciptakan oleh Maldini Pali. Momen shoot on goal tersebut bisa tercipta, di antaranya karena trio gelandang memiliki posisi kedalaman menyerang yang cukup baik.

Pada gambar di atas terlihat bagaimana Timnas mulai membangun serangan dari bawah. Hargianto dan Evan bergerak turun untuk membantu bek tengah dalam menguasai bola, sementara Zulfiandi tetap menjaga kedalaman menyerang di area setengah lapangan lawan (Opponent half). Setelah menerima bola dari Sahrul, Hargianto segera berbalik untuk memberikan umpan untuk zulfiandi yang melewati garis pertahanan pemain tengah lawan.

Terkait:  Laos U19 Energetic Pressing Vs Indonesia U19

Zulfiandi praktis menerima bola tanpa kawalan, untuk kemudian melakukan umpan 1-2 dengan muchlis sebelum melakukan shoot on goal.

Dengan mengusung formasi 433, peran trio gelandang  Timnas U19 amatlah besar. Tanpa menepikan anggota tim yang lain, berhasil atau tidak sebuah tim melakukan penyerangan sangat tergantung performa dari ketiga pemain ini, yang biasa diperankan oleh Evan Dimas, Hargianto, dan Zulfiandi.

Tim-tim besar pun melakukan hal yang sama, seperti terlihat pada permainan tim FC Barcelona.

Pada gambar di bawah ini tim asuhan Tata Martino  mulai membangun serangan dari bawah. Ketika Pique menguasai bola, terlihat dukungan dari Busquet dan Fabregas. Sementara Iniesta tetap berada di daerah setengah lapangan permainan lawan untuk menjaga kedalaman menyerang. Hal ini membuat dukungan para gelandang untuk para penyerang selalu tersedia, sangat membantu terciptanya permainan kombinasi maupun umpan terobosan di daerah pertahanan lawan.

Situasi seperti gambar di atas juga membuat para bek tengah lebih terlibat dalam upaya sebuah tim membangun serangan. Seperti terlihat pada gambar di bawah ini:

Dengan posisi kedalaman menyerang yang cukup baik oleh trio gelandang FC Barcelona, membuat Pique (Bek tengah) bisa membawa bola ke depan. Ketika ada tekanan dari lawan,Pique memberikan bola pada Mascherano. Sekali lagi, posisi menyerang yang cukup baik dari para pemain FC Barcelona, Adriano pun bisa naik ke depan, memaksa lawan untuk melakukan pengawalan, sehingga Mascherano pun leluasa membawa bola melewati garis tengah lapangan.

Seperti terlihat pada gambar di bawah ini:

Mascherano membawa bola ke depan hingga jauh melewati garis tengah lapangan dan posisi trio gelandang mempunyai kedalaman menyerang sangat baik. Posisi yang sangat ideal dalam melakukan penyerangan. Sangat mendukung terciptanya permainan kombinasi dan umpan terobosan untuk membongkar pertahanan lawan di daerah sepertiga penyerangan. Shoot on goal  pun akan lebih banyak tercipta.

Terkait:  Garuda Jaya Terburuk Yang Pertama Dan Semoga Yang Terakhir

Jika FC Barcelona memiliki Busquet, Iniesta, Fabregas, dan Xavi sebagai trio gelandang. Maka, Timnas U19 pun memiliki Evan Dimas, Hargianto, dan Zulfiandi, serta pemain yang lain. Penampilan Evan Dimas cs yang meyakinkan dari hari ke hari membuat kita tidak pernah berhenti berharap, sepakbola indonesia tidak akan lama lagi kembali menjadi MACAN ASIA, bahkan DUNIA.

GARUDA JAYA!

2 Responses to Kedalaman Menyerang (Depth Attacking) Trio Gelandang Timnas PSSI U19

  1. Yulian says:

    Akhirnya rilis juga analisis pertandingan ujicoba U 19. Makasih kru dribble 9. 🙂

    • dribble9 says:

      Iya makasih sudah baca mas. Karena masih ujicoba, analisa nya beberapa match sekali yes, sambil menunggu apa yang coba dicapai coach Indra Sjafri 🙂

Apa Pendapatmu?