List of feeds URL

Brazil 3 vs 1 Kroasia: Niko Kovac Kurang Detail Dan Kurang Beruntung

Author: Rochmat Setiawan (twitter: @dribble9)

Arena De Sao Paulo memberi kita pembukaan World Cup yang sempurna. Brazil mengalahkan Kroasia dengan semua unsur yang membuat sepakbola memikat, yaitu banjir gol, drama dan kontroversi.

 

Walaupun pertandingan menjadi lebih hidup karena tiga faktor itu, namun cukup disayangkan kontroversi yang terjadi semuanya merugikan Kroasia. Terutama insiden pelanggaran Fred oleh Dejan Lovren yang membuahkan hukuman penalti, yang secara langsung merubah peruntungan Kroasia.

Brazil lebih menguasai laga, namun Niko Kovac berhasil membuat Kroasia bertahan cukup baik hingga membuat Hulk dan Fred meredup sepanjang 90 menit. Luiz Felipe Scolari walaupun cukup kesulitan membuat timnya benar-benar berbahaya sebelum momen penalti Neymar, tapi dia masih tampak dalam kontrol dan tidak kehilangan ide untuk membuat variasi permainan.

brazilcroatia

Pendekatan Kedua Tim

Niko Kovac sangat baik untuk menerapkan strategi dalam laga ini. Hampir sempurna dia menduplikat cara main Serbia, yang di ujicoba sebelumnya menyulitkan Brazil mencetak gol. Pelatih yang semasa menjadi pemain berposisi sebagai gelandang bertahan tersebut memakai 4-4-2 ketika bertahan dan 4-2-3-1 ketika menyerang.

Sama seperti cara Serbia, dua fullback baik kanan dan kiri sangat agresif melakukan marking terhadap winger Brazil, hingga tak jarang menyisakan jarak sangat lebar dengan bek tengah. Kovac juga dengan tepat memilih Ivica Olic sebagai winger kiri untuk meneror positioning dari Dani Alves yang kerap terlalu agresif overlap. Langkah ini juga serupa milik Serbia yang kala itu memakai Lazar Markovic.

Namun di balik bagusnya rencana yang disusun, ada sedikit hal minor yang akhirnya gagal memaksimalkan performa Kroasia ketika bertahan dan menyerang. Kovac memutuskan memakai duet Luka Modric dan Ivan Rakitic sebagai pivot, tanpa memakai gelandang bertahan murni. Hal ini juga memicu hal minor lain dengan akhirnya mendorong Mateo Kovacic di belakang striker, role yang sudah lama tidak diperankan oleh pemain Inter Milan tersebut.

Lanjut halaman: 1 2 3 4

Apa Pendapatmu?