List of feeds URL

Susah Payah Ancelotti Mengantar Madrid Meraih La Decima

Author: Rochmat Setiawan (twitter: @dribble9)

Setelah menunggu 12 tahun, Real Madrid akhirnya berhak mengangkat trofi ke sepuluh Liga Champions Eropa, setelah berhasil mengalahkan saudara sekota, Atletico Madrid, dengan skor 4-1. Tapi timpangnya raihan gol tidak menggambarkan apa yang terjadi di lapangan.

Sampai menit 93, Madrid masih tertinggal satu gol dan hanya berjarak dua menit untuk sekali lagi kehilangan kesempatan mencapai La Decima, sebelum akhirnya tandukan Sergio Ramos menghidupkan lagi mimpi itu.

Sebelum laga final ini berlangsung, kedua kubu sama-sama mengalami masalah kebugaran para pemain kunci. Hal yang tidak mengherankan melihat dua tim ini harus bersaing ketat dengan Barcelona di tiga event berbeda. Mau tidak mau, kedua entrenador dipaksa harus membagi prioritas trofi mana yang ditargetkan bisa dicapai.

Di saat Carlo Ancelotti bisa memetik hasil dari merelakan gelar La Liga dengan melepas dua game terakhir, Simoene justru harus membayar pertarungan sengit dengan Barcelona di liga sampai pekan terakhir.

Cristiano Ronaldo dan Karim Benzema bisa dimainkan dari awal, bahkan Ronaldo bisa sampai 120 menit. Tapi Ancelotti tetap harus kehilangan Pepe dan terpaksa memasang Rafael Varane untuk berduet dengan Ramos di posisi bek tengah. Perjudian dilakukan pelatih asal Italia ini dengan memilih Sami Khedira yang baru sembuh dari cedera panjang dan walaupun pemain Jerman tersebut hanya sempat main 90 menit sebelum laga ini.

Di pihak Atleti, Arda Turan tidak terlalu fit bahkan hanya untuk bisa duduk di bench. Raul Garcia menggantikannya di sayap kanan. Hal yang sama juga sebenarnya terjadi untuk Diego Costa yang cedera hamstring. Tapi Simeone memaksakannya, yang akhirnya berbuah blunder karena striker Spanyol tersebut hanya di lapangan selama delapan menit. Mungkin bukan kesalahan fatal jika game hanya 90 menit, tapi tebakan Simeone meleset dan Atleti hanya punya sisa dua pergantian lagi untuk laga 120 menit.

Terkait:  Fernando Torres Movement Melawan Hull City

Pertemuan Terakhir

Laga derby satu kota pertama di final Liga Champions ini harusnya berjalan menarik, jika kedua kubu bisa turun dengan skuad terbaik. Pertemuan terakhir di Vicente Calderon yang berakhir imbang 2-2, menunjukkan jika masing-masing diantara mereka tidak bisa mengontrol cara lawan melakukan serangan.

Lanjut halaman: 1 2 3 4 5

Apa Pendapatmu?