List of feeds URL

Membedah China Bagian 2: Melihat Lebih Dekat Gelandang Bertahan China

Author: Rochmat Setiawan (twitter: @dribble9)

Membedah China The Series:

1. Bagaimana China Menggunakan Fullbacknya Untuk Menyerang

2. Melihat Lebih Dekat Gelandang Bertahan China

3. Melihat Defensive Work China Dan Cara Membongkarnya

 

Melihat Lebih Dekat Gelandang Bertahan China

 

Note: Artikel ini adalah video analysis. Tanpa melihat video di atas, akan sulit memahami keseluruhan ide yang coba disampaikan. 

Setelah membedah peran dari fullback China di artikel bagian pertama, sekarang kita akan melihat lebih dekat peran dari dua gelandang bertahan mereka. Secara keseluruhan, pemain China tidak memiliki skill individu menawan seperti para pemain dari Arab. Mereka juga tidak memiliki kecepatan yang istimewa seperti Korea Selatan ataupun Timnas Indonesia. Tapi pencapaian mereka saat ini yang berada di top level asia tentu saja ada alasannya, salah satunya karena mereka memainkan permainan yang bisa memaksimalkan potensi dari pemain yang ada.

China memainkan permainan kolektif baik itu di belakang dan depan serta dipadukan dengan crossing yang cukup tajam ke depan gawang. Untuk menutupi kekurangan skill individu dalam permainan kolektif mereka, China mencoba menarik pertahanan lawan secara horizontal dengan lebar lapangan yang diperagakan oleh dua fullback mereka. Sementara itu duet Yang Hao dan sang kapten Zheng Zhi sebagai double pivot mengambil posisi yang cukup dalam untuk menarik pertahanan lawan secara vertical.

Dengan skema ini China berharap ada banyak space di tengah yang bisa di eksploitasi empat pemain terdepan mereka. Dua gelandang bertahan ini mempunyai bekal yang mumpuni untuk menjalankan perannya. Mereka bagus jika harus mengumpulkan bola di tengah dan memaksa defence lawan menjadi narrow sehingga membuka space di flank. Mereka juga baik ketika berperan sebagai deep lying playmaker dengan umpan panjang baik itu vertical ke depan maupun diagonal ke fullback mereka. Link up yang mereka lakukan dari satu flank ke flank lain juga berjalan mulus. Dengan cara ini China bisa menjamin suplai bola yang cukup untuk serangan mereka.

Terkait:  Belajar Taktik: Memahami Skema Build Up Serangan Dari Kiper

Di dalam video terbagi dua situasi, yang pertama ketika pemain depan dan tengah Timnas terlihat kurang terorganisir dalam pressing yang mereka lakukan. Situasi kedua ketika pemain Timnas bisa dengan baik memberikan pressure kepada Yang Hao dan Zheng Zhi.

Ketika Timnas tidak bisa memberikan pressing kepada double pivot China ini, serangan terus masuk cukup deras dari berbagai sisi. Baiknya dua pemain ini melakukan link up ketika harus memindah bola ke flank jauh juga membuat Timnas yang hanya memakai tiga gelandang tengah harus terus melakukan transisi secara horizontal. Dan jika transisi itu lambat ataupun berlubang, defence Timnas langsung terekspos.

Lain halnya ketika Timnas mempunyai kesempatan melakukan pressing terhadap dua pemain ini, China terlihat sangat kesulitan untuk mempertahankan ball possession. Keuntungan paling besar ketika Timnas melakukan high up pressing dengan defensive line naik, setiap intercept atau tackle sukses langsung menjadi peluang yang cukup membahayakan gawang China.

Jadi cara apa yang paling baik untuk menghadapi double pivot China ini?

 

Selanjutnya: Melihat Defensive Work China Dan Cara Membongkarnya

 

 

Highlights

 

Apa Pendapatmu?