List of feeds URL

Catatan Premier League: Bukan Dengan Satu Pertandingan

GettyImages-483481158.0
Author: Aun Rahman (twitter: @aunrrahman)

8 Agustus 2015, Kick-Off Liga yang disebut sebut terbaik di dunia English Premier League (EPL) musim 2015/2016 dimulai. 30 gol, 39 kartu kuning, 1 kartu merah dan 5 clean sheet menjadi rangkuman laga perdana 20 klub peserta EPL musim ini.

Banyak wajah wajah baru, bukan hanya jersey tim yang baru, tetapi juga pemain pemain baru, yang bahkan baru pertama kali mencicipi ketatnya kompetisi yang format modern dimulai pada tahun 1992, setelah sebelumnya bernama Football League.

Banyak kejutan terjadi, mulai dari peforma pemain yang digadang gadang akan tampil impresif meskipun kenyataanya sebaliknya, hingga hasil pertandingan yang tidak sesuai dengan perkiraan banyak orang.

Dimulai dengan Arsenal, yang secara mengejutkan ditaklukan oleh sesama tim asal London West Ham United 0-2. Leicester City yang kini ditangani Claudio Ranieri membukukan kemenangan besar 4-2 atas Sunderland. Belum lagi hasil imbang yang didapatkan oleh tim tim yang difavoritkan menang, seperti Chelsea, Everton, dan Southampton.

Beberapa pemain yang difavoritkan akan mencatatkan debut hebat, nyatanya hanya bermain biasa saja bahkan bisa dibilang buruk. Memphis Depay dan Bastian Schweinsteiger masih harus beradaptasi dengan gaya bermain Liga Inggrism, Jordan Ayew masih bermain biasa biasa saja untuk lini serang Aston Villa, Tom Cleverley masih harus menyeimbangkan perannya dengan Gareth Barry, Dan Petr Cech yang masih harus memperbaiki komunikasi dengan lini pertahanan yang berbeda.

Banyak pendukung tim tim yang meraih hasil kurang maksimal pada pekan pertama ini langsung menyatakan kalau tim nya tampil buruk sekali, dan tidak banyak bahkan yang menyebutkan bahwa peluang tim kesayanganya untuk juara amatlah kecil.

Sebenarnya premis ini sangat wajar dimiliki oleh seorang fans, setelah berada dalam penantian selama dua bulan menunggu tim favoritnya bertanding di laga yang kompetitif, ternyata penantian tersebut rasanya sia sia, karena ternyata yang ditunggu memberikan hasil yang tidak sesuai harapan. Hampir mirip dengan menanti jawaban atas perasaan kita kepada seseorang, ketika sudah waktunya si dia nyatanya tidak memiliki perasaan yang sama dengan kita. Expectation Kills.

Tapi juga tidak jadi masuk akal karena Liga sangat masih panjang, masih ada 37 laga lagi untuk menentukan tim mana yang akan keluar sebagai juara. Masih banyak posibilitas yang akan terjadi. Sangat prematur untuk menilai peforma sebuah tim hanya dari satu pertandingan saja.

Terkait:  Quote: Sacchi

Sebagai perbandingan, saat Manchester United meraih gelar Liga Inggris ke-20 mereka pada musim 2012-2013 yang juga bertepatan dengan musim terakhir era kepelatihan Sir Alex Ferguson. Mereka memulai musim dengan kekalahan 1-0 dari Everton pada 20 Agustus 2012, tapi pada akhirnya mereka justru berhasil keluar menjadi pemenang bahkan sebelum liga benar benar usai pada pekan ke 38.

Berbeda dengan kompetisi yang memiliki sistem gugur, kompetisi liga memungkinkan sebuah tim untuk memperbaiki dan meraih poin di pertandingan selanjutnya. Maka bisa jadi salah satu dari tujuh tim yang menderita kekalahan pada pekan pertama ini justru bisa saja menjadi juara pada hari terakhir. Karena seperti yang sudah disebutkan, masih banyak kemungkinan yang bisa terjadi pada 37 pertandingan yang tersisa.

Sebagai pendukung sebuah tim, langkah yang bijak adalah sabar menanti. Setiap tim masih meraba raba formula terbaik mereka untuk mengarungi Liga yang dijadwalkan selesai pada 15 Mei 2016. Sederhananya hasil ini tidak berpengaruh besar, kecuali untuk point sepakbola fantasy yang sedang kita mainkan, dan juga taruhan yang sedang kita pasang pada pekan tersebut.

Namun memang awalan yang baik, bisa mempengaruhi jalan kedepannya, seperti melakukan yang terbaik pada hari pertama kerja.

Tulisan ini didedikasikan untuk kawan saya yang tidak terlalu menyukai sepakbola, Fathir Adiyat, So Long Brother

 

Aun Rahman – @aunrrahman

Apa Pendapatmu?