List of feeds URL

Catatan Laga Timnas U19 Lawan Vietnam U19

vc9
Author: dribble9 (twitter: @dribble9)

Timnas U19 harus menelan kekalahan yang cukup menyesakkan dari Vietnam setalah unggul di menit awal melalui gol Evan Dimas. Ini beberapa catatan tentang kekurangan Timnas melawan Vietnam yang harus segera diperbaiki jika ingin lolos ke babak knockout.

1. Terkuncinya Evan Dimas Dan Paulo Sitanggang

Tiga kali main Timnas harus menghadapi tiga formasi berbeda. Kali ini 4-3-3 yang diusung Indra Sjafri harus melawan 4-2-3-1 Vietnam. Terjadi duel berbeda di lini tengah dengan ketika Timnas melawan 4-3-3 Myanmar di pertandingan sebelumnya. Sama memakai 4-3-3 ketika melawan Myanmar tiga pemain tengah memang bisa dalam posisi 1 vs 1, tapi ketika Myanmar menyerang mereka tetap menaikkan dua pemain tengahnya dan hanya memakai satu DM. Disinilah fluiditas 4-3-3 didapat dan Indonesia bisa menghadapi ini dengan baik.

Melawan 4-2-3-1 Vietnam tiga pemain tengah juga dalam posisi 1 vs 1, tapi fixed position dari double pivot Vietnam yang tetap di posisi yang dalam ketika menyerang membuat Evan dan Paulo kesulitan mendapat space. Vietnam memfungsikan dua fullbacknya yang cepat naik dan center forwardnya yang turun ketika menyusun serangan.Vietnam juga meng-overload dengan salah satu wingernya yang masuk ke tengah memanfaatkan dua fullback Timnas yang memang tidak terlalu naik ketika menyerang. Posisi jadi 2 vs 3 terjadi di posisi pengatur tempo Timnas membuat mereka kesulitan menguasai ball possession.

2. Tidak Maksimalnya Lini Belakang Ketika Build Up Serangan

Dengan Zulfiandi tetap di posisi yang dalam dan Vietnam menekan menggunakan empat pemain terdepannya, seharusnya terjadi posisi 5 vs 4 saat Timnas membangun serangan. Pasukan Indra Sjafri tidak bisa memanfaatkan situasi ini untuk menyusun serangan dari posisi yang lebih dalam untuk menggantikan terkuncinya Evan dan Paulo. Passing diantara lima pemain ini lambat dan kurang memanfaatkan Zulfiandi sebagai poros umpan padahal dia cenderung bebas, ini membuat Vietnam mudah membuat dua fullback Timnas terjepit ketika membawa bola.

Tidak terlalu nyaman, bola langsung dikirim ke depan dan cenderung sebagai raw long ball daripada terencana dengan baik. Bola lebih sering diarahkan ke Muchlis Hadi sebagai penyerang tengah yang di cover dua CB Vietnam daripada melakukan umpan diagonal ke Maldini atau Ilham Udin.

3. Terlalu Cepat Down

Vietnam memang mengusai 65% bola tapi sebenarnya high defence line yang coba disusun oleh Indra Sjafri berjalan cukup baik. Sebelum gol balasan pertama, Vietnam hanya berhasil membuat satu shot dan Timnas dua. Timnas hanya berada dalam posisi sulit ketika dua kali Putu Gede dan Fatchurohman terlambat naik membentuk offside trap, selain itu tidak ada peluang bersih lain dari Vietnam.

Terlalu lama tidak memegang bola ternyata bukan situasi yang bagus buat mental pemain Garuda Muda. Walaupun sebenarnya situasi tidak terlalu buruk dan juga masih unggul satu gol, permainan Timnas menjadi tidak terorganisir. Mereka mulai melakukan pelanggaran yang tidak perlu seperti yang dilakukan Ilham Udin dan Muchlis Hadi. Kehilangan konsentrasi ketika corner kick Vietnam sehingga kebobolan gol pertama dan blunder dari Putu Gede yang mengakibatkan gol kedua.

4. Vietnam Yang Siap Untuk Bertahan

Di babak kedua Indra Sjafri membuat Evan dan Paulo lebih turun untuk build up, situasi ini membuat dua DM Vietnam tidak bisa cover mereka karena terlalu jauh. Evan yang semakin sering menyentuh bola bisa membuat tempo permainan didapatkan lagi dan Indonesia berhasil mengambil alih ball possession dari Vietnam. Di depan ada pergantian Dinan masuk menggantikan Maldini serta Muchlis Hadi dan Ilham Udin bertukar posisi.

Indonesia mulai bisa masuk dan mendapat beberapa kesempatan menyamakan kedudukan. Tapi disini Vietnam menunjukkan bahwa mereka lebih matang daripada Timnas. Dipaksa bertahan dan juga lama tidak memegang bola tidak membuat pertahanan mereka berantakan, mereka sangat siap untuk bertahan. Walaupun Indonesia mendapat peluang tapi tak ada satupun dari peluang itu yang bersih.

Highlights Pertandingan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Current month ye@r day *