List of feeds URL

Category Archives: Analisa

Spanyol 0 vs 2 Chile: Perubahan Setengah Hati Spanyol Rontok Oleh Smart Pressing Chile

Sang juara bertahan akhirnya menyerah dan harus angkat koper lebih awal setelah kalah di dua laga awal. Spanyol kalah dua gol dari Chile tanpa bisa menjaringkan satu gol pun ke gawang lawan. Dari awal sampai akhir, Jorge Sampaoli melakukan pendekatan yang tepat dan Vicente Del Bosque sebaliknya.

Inggris 1 – 2 Italia: Prandelli Tahu Semua Rencana Hodgson

Udara di Arena Da Amazonia di kota Manaus yang sebelumnya panas tiba-tiba terasa sejuk untuk Italia, tepat sesaat setelah wasit meniup peluit panjang. Namun sebaliknya buat Inggris, suasana semakin gerah setelah kekalahan yang diderita. Sekarang mereka diharuskan untuk menyapu bersih dua laga tersisa jika masih ingin ke fase knockout. Karena yang dihuni adalah grup neraka, tentu hal itu bukan perkara mudah.

Spanyol 1 vs 5 Belanda: Back Three Ala Van Gaal Menghancurkan Tim Matador

Tim oranye Belanda bisa berdiri gagah di depan para pemain Spanyol, setelah berhasil membalaskan dendam empat tahun silam di final Piala Dunia 2010. Pembalasan yang dilakukan tidak tanggung-tanggung, mereka menggelontor gawang Iker Casillas lima gol dan hanya mampu dibalas satu.

 

Brazil 3 vs 1 Kroasia: Niko Kovac Kurang Detail Dan Kurang Beruntung

Arena De Sao Paulo memberi kita pembukaan World Cup yang sempurna. Brazil mengalahkan Kroasia dengan semua unsur yang membuat sepakbola memikat, yaitu banjir gol, drama dan kontroversi.

 

Susah Payah Ancelotti Mengantar Madrid Meraih La Decima

Setelah menunggu 12 tahun, Real Madrid akhirnya berhak mengangkat trofi ke sepuluh Liga Champions Eropa, setelah berhasil mengalahkan saudara sekota, Atletico Madrid, dengan skor 4-1. Tapi timpangnya raihan gol tidak menggambarkan apa yang terjadi di lapangan.

Barcelona 1 – 1 Atletico Madrid: Duel Taktik Level Top Di Laga Penentuan Gelar

Setelah 18 tahun menunggu, Atletico Madrid berhasil memastikan diri merebut trofi La Liga lagi musim ini. Perjuangan yang tidak mudah, karena mereka harus menerobos dominasi dua penguasa permanen sepakbola Spanyol, Real Madrid dan Barcelona. Bahkan mereka harus melewati perlawanan Barcelona dulu di Camp Nou tepat di pekan terakhir sebelum resmi merengkuh gelar, dan kali ini mereka melakukannya dengan berkelas.

Chelsea 1 – 3 Atletico Madrid: Manuver Tak Terbendung Simeone Untuk Mourinho

Stadion Stamford Bridge di London menjadi pentas bagi Diego Simeone untuk menunjukkan kebolehannya meramu strategi. Atletico Madrid dengan meyakinkan menang 3-1 atas Chelsea yang dipimpin Jose Mourinho, untuk melangkah ke fase final Liga Champions musim ini. Simeone berhasil memperbaiki kesalahannya di leg pertama dan berhasil mengontrol arah duel ini sepenuhnya.

Bayern Munchen 0 – 4 Real Madrid: Tiki-taka Bayern Rusak Dari Dalam

Mimpi La Decima, pencapaian gelar kesepuluh Liga Champions dari publik Santiago Barnebeu tinggal berjarak 90 menit. Real Madrid akhirnya kembali menginjak partai final, pencapaian yang terakhir kali mereka capai 12 tahun lalu, yang juga sekaligus menjuarainya di saat yang sama. Kekalahan Bayern Munchen kali ini juga memperpanjang rekor 24 tahun tanpa ada tim yang menjuarai Liga Champions berturut-turut, sejak AC Milan, The Dream Team milik Arrigo Sacchi menorehkan rekor itu di tahun 1990.

Real Madrid 1 – 0 Bayern Munchen: Guardiola Kehilangan Ide Di Barnebeu

Ancelotti memperpanjang rekor tidak terkalahkan atas Bayern Munchen dalam 7 laga, dan Pep Guardiola menelan kekalahan pertama di stadion Santiago Barnebeu. Bentrok Real Madrid dengan Bayern Munchen ini menyajikan duel klasik antara filosofi counter attack dan possession based, yang akhirnya membuat Madrid menginjakkan satu kakinya di final Liga Champion Eropa.

Atletico Madrid 0 – 0 Chelsea: Simeone Gagal Menebak Rencana Mourinho

Episode leg pertama semifinal Liga Champions Eropa musim ini dibuka dengan hasil kacamata antara Atletico Madrid melawan Chelsea. Undian yang mempertemukan dua tim yang sama fokus di pertahanan ini menghasilkan laga yang tidak terlalu menghibur, tapi sarat duel taktik dari Diego Simeone dan Jose Morinho, dua maestro yang menganggap transisi adalah segalanya dalam sepakbola.